Minggu, 30 Juni 2013

Handling Failure

Ketika menjalankan program #Begin! Kegagalan adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi, tentunya saya juga pernah mengalaminya. Lalu apa yang saya lakukan ketika saya gagal?

1. Bayar konsekuensi.
Ketika saya gagal mencapai target, maka saya memenuhi janji dengan sosial support saya.  Tidak jarang social support kita berkata, tidak apa, atau memberi kesempatan kepada kita. Hal ini jangan membuat kita lengah. Sebisa mungkin kita bayar konsekuensi sesuai yang sudah kita janjikan. Hal ini wajib di laksanakan agar ada efek jera.

2. Rasakan sakitnya.
Ketika gagal, anda akan merasakan sesal yang luar biasa. Hal ini karena anda melanggar janji serta rasa malu karena banyak orang yang sudah mengetahui anda ingin berubah. Rasakan dengan seksama bagaimana perasaan gagal ini.

3. Pelajari polanya
Kerika kita gagal biasanya ada penyebab yang menjadikan kegagalan tersebut. Pelajari polanya, dan temukan jalan keluar mengatasinya. Sebagai contoh anda sering telat datang ke kantor, coba pelajari pola apa yang menyebabkan hal itu terjadi, macet, kesiangan bangun, mandi kelamaan, dll. Atasi semua pola tantangan ini dengan bangun lebih pagi agar dapat berangkat lebih pagi dari sebelumnya. Dengan memutus pola lama kita bisa mencapai target kita.

4. Bangkit kembali.
Hati-hati jangan terlena dengan kegagalan anda, tentunya semua pemenang dan orang yang sukses pernah mengalami kegagalan, namun yang membedakan mereka adalah mereka bangkit kembali untuk mencoba dan mencoba lagi. 

Kemenangan semakin manis rasanya ketika kita berjuang dan berkorban demi apa yang kita mau. Ketika nantinya anda berhasil, anda akan memiliki cerita yang dapat dibagilkan bagi banyak orang disekeliling kita. So jangan menyerah, coba lagi dan lagi.. #Begin!

Sabtu, 29 Juni 2013

The Right Mindset

Program #Begin! Bermanfaat untuk membuat kita terpaksa melakukan perubahan, karena konsekuensi yang dijanjikan kepada social support dan rasa malu yang ditimbulkan bila kita gagal.

Namun perubahan yang abadi perlu lebih dari sekedar paksaan, sejalan dengan program #Begin! Anda juga perlu secara perlahan membuat perubahan mind set terhadap kebiasaan yang anda ubah.

Mind set yang dimaksud adalah pola pikir yang melatar belakangi kebiasaan kita. Misalnya mind set perokok pada umumnya adalah merokok dapat membuat kita relax, atau merokok membuat kita lebih jantan. Merokok membuat kita lebih kreatif, dengan merokok membuat kita lebih langsing, dst. Padahal ada juga mind set yang berkata, merokok merugikan kesehatan, penyebab kanker, sakit jantung, menghabiskan uang, merugikan orang sekitar, bahkan membunuh orang lain secara perlahan. Ketika kita memilih mind set ini, akan menentukan prilaku apa yang akan kita lakukan.

Beberapa cara mengubah mind set:

1. Informasi (googling)
Temukan informasi sebanyak mungkin tentang manfaat dan akibat suatu kebiasaan. Pengetahuan terhadap dampak positif ataupun negatif akan membentuk pola pikir kita

2. Ngobrol
Temukan orang yang berhasil menerapkan kebiasaan tersebut. Gali alasan dan manfaat dari menjalankan kebiasaan tersebut. Tanyakan kesulitan yang dihadapi dan bagaimana ia mengatasi hal tersebut. Temukan semangatnya dan raih inspirasi darinya.

3. small wins
Rasakan manfaat ketika anda melakukan kebiasaan baru, manfaat akan membuat mind set kita mengkonfirmasi kebenaran dari informasi, sehingga membuat kita mau mengulang lagi kebiasaan tersebut.

Melalui 3 hal ini membuat perubahan kita dapat lebih menetap. Semakin kita konsisten, semakin kita mendapat manfaat jangka panjang. Selamat merubah mindset kita..

Start small, start now #Begin!

Jumat, 28 Juni 2013

Manfaat Habit: Pra Bayar atau Pasca Bayar

Pada saat memutuskan layanan GSM, kita di hadapkan pada pilihan "Pra Bayar" atau "Pasca Bayar" yang artinya dimana posisi kita akan membayar? Di awal sebelum pemakaian atau di akhir setelah pemakaian. Tentunya pemilihan ini tergantung kebutuhan kita. Pada waktu saya menggunakan pasca bayar, sering kali tagihan tlp bobol (di luar budget) di akhir bulan karena saya pakai kebanyakan. That's why saya lebih memilih pra bayar, agar lebih terkontrol.

Manfaat dari kebiasaan

Demikian juga dengan kebiasaan, pada saat kita membangun kebiasaan baik, kita seperti sedang menggunakan layanan pra bayar. Karena kebiasaan baik di bangun dahulu, baru setelahnya kita dapat menikmati hasilnya. Sebagai contoh: kebiasaan menabung, kita harus sabar dan mengumpulkan sedikit demi sedikit serta menunda keinginan untuk membelanjakan uang kita. Ketika tabungan kita sudah besar, baru bisa kita invest dan memperoleh hasil dari nya dan kita bisa menikmatinya kemudian.

Bagaimana dengan analogi pasca bayar atau kebiasaan buruk. Ambil contoh kebiasaan berhutang untuk sesuatu yang tidak produktif seperti berhutang untuk life style atau sekedar memuaskan gaya dan dorongan hidup mewah. Pada saat berhutang, kita langsung dapat menikmati hasilnya. Namun setelahnya kita perlu membayar dengan susah payah. Tidak jarang orang-orang terjebak dalam lingkaran maut, gali lubang tutup lubang terhadap hutang.

Memilih untuk masa depan

Sekali lagi, pilihan ada di tangan kita, dimana posisi kita ingin menikmAti di awal atau diakhir. Saran saya, mari kita pilih di akhir menikmatinya. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan, namun kita bisa bersiap menghadapinya. Benar adanya pepatah berkata berakit rakit ke hulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

Remember start small, start now. #Begin!

Kamis, 27 Juni 2013

Habit: Perumpamaan Srigala Baik dan Jahat

Ada kisah seorang anak indian yang bertanya kepada ayahnya. Mengapa sulit sekali ia memiliki pikiran yang positif, selalu ia berfikir hal yang negatif tentang orang lain. Lalu sang ayah dengan bijaksana berkata, didalam diri kita terdapat 2 srigala yang selalu bertarung. Siapa pun yang menang akan menguasai diri pemilik tubuh. Srigala itu bernama Kebaikan dan Kejahatan. Lalu sang anak bertanya, siapa yang menjadi pemenang ayah? Jawaban ayahnya:

Yang sering kau beri makan!

Inilah perumpamaan tentang kebiasaan atau habit. Baik kebiasaan baik atau kebiasaan buruk terjadi karena kita secara sadar ataupun tidak, membangun hal tersebut.

Kebiasaan dan pengulangan

Kebiasaan dibangun dengan cara pengulangan. Pengulangan ini yang membuat neuron neuron otak kita semakin kuat hubungannya. ketika hal itu terjadi, prilaku akan semakin mudah dilakukan dan prilaku yang berlawanan akan semakin sulit di mulai.

Sebagai contoh, kebiasaan bangun tidur. Kita sering mengalami, bangun pada jam yang sama setiap harinya. Hal ini terjadi secara otomatis, karena tubuh kita sudah terbiasa dengan waktu tersebut (pengulangan bangun di jam tersebut). Sekarang coba ubah kebiasaan bangun anda lebih pagi lagi. Kita sama-sama tahu hal tersebut tidak mudah, diperlukan penyesuaian dan effort yang tidak sedikit.

Kebiasaan apa yang anda bangun?

Kebiasaan baik ataupun buruk sama-sama membutuhkan energi dan pengulangan untuk menjadikannya sebuah habit yang otomatis. 

Sebagai contoh kebiasaan makan sehat dan makan sembarangan. Secara sadar kita membangun hal ini. Ketika kita tidak peduli dengan kesehatan dan makan dengan sembarangan setiap kali kita makan, maka terbentuklah pola makan kita. Demikian juga sebaliknya Ketika kita peduli dengan kesehatan, kita mulai memilih apa yang masuk kedalam tubuh kita setiap kali kita makan. Dua pola kebiasan berbeda yang dapat kita terapkan dalam kehidupan.

Lalu pola kebiasaan mana yang anda pilih untuk bangun?

Keduanya sama-sama membutuhkan pengulangan, keduanya sama-sama membutuhkan energi untuk terjadi. 

Pilihan ada di tangan diri kita sendiri.

Bila anda ingin memulai Habit yang baik, ambil keputusan dan mulai 3 simple steps to #Begin!

Rabu, 26 Juni 2013

Choosing IMPACTFULL target to change habit

Hati-hati dalam memilih target pada saat anda ingin merubah kebiasaan. Biasanya ketika target kita adalah menurunkan berat badan, maka berat timbangan jangan dijadikan target bagi pencapaian anda, karena target tersebut adalah nilai akhir yang akan diperoleh ketika kita mengubah prilaku kita. Maka target gang perlu kita buat adalah berapa banyak olah raga dan berapa banyak makanan yang kita konsumsi. Dengan meningkatkan olah raga dan makan sesuai dengan porsi yang benar, berat badan akan dengan sendirinya berkurang.

Bagaimana dengan kebiasaan yang lain?
3 prinsip PILIH bisa dipakai untuk membantu anda:

1. Pilih prilaku bukan kondisi 
Ketika kita menargetkan turun berat badan, maka komitmen yang diambil bukan berapa banyak turunnya berat kita, tapi berapa banyak olah raga yang kita lakukan. Ketika kita memutuskan untuk berhenti berhutang, maka komitmen yang diambil adalah mulai menabung setiap hari. 

2. Pilih yang bisa diukur
Ukur berapa banyak anda berhasil melakukan suatu prilaku, buat standard dan tingkatkan standard itu sedikit demi sedikit. Dengan prilaku yang diukur, kita akan menjadi lebih semangat untuk melakukannya. Ex: 5x sit up setiap hari. When you can measure it, you can change it.

3. Pilih bahasa yang positif
Gunakan bahasa yang membangun, kata-kata "tidak" atau "jangan" di kurangi penggunaannya. Sebagai contoh "tidak terlambat" lebih baik gunakan "tepat waktu". Bahasa yang positif membantu kerja otak kita untuk mengkondisikan perubahan.

Melalui 3 prinsip PILIH ini anda dapat membuat komitmen yang tepat dan berdampak bagi kehidupan anda. Selamat mencoba, selamat berubah.

Start Small Start NOW! #Begin!

Minggu, 23 Juni 2013

10 new year resolutions that easily BROKEN

Berikut ini 10 new year resolutions yang sering dibuat, namun sering juga terlupakan dan tidak berhasil,  versi majalah TIMES




















http://www.time.com/time/specials/packages/completelist/0,29569,2040218,00.html
List ini dapat menjadi referensi bagi #Beginners! Untuk menjadi challenge dalam menjadikan diri lebih baik setiap hari. Pilihlah salah satu dari list ini yang paling sesuai dan mengena pada diri anda dan jadikan komitmen anda pada program #begin! Selanjutnya. Selalu mulai dengan pertanyaan WHY?  Dan lanjutkan dengan 3 simple steps. Selamat mencoba.
Jangan ragu menghubungi saya lewat twitter  @beginchangenow untuk support dan konsultasi mengenai program yang sedang anda jalankan ataupun anda tertarik untuk memulai perubahan. Mari jadikan diri kita lebih baik setiap hari dengan #Begin!. Start small, start now!


Sabtu, 22 Juni 2013

Program Turun Berat Badan ala #Begin!


Melalui program #Begin! Kita diajak untuk konsisten melakukan sesuatu yang kita tahu baik bagi diri kita. 

Kadang kala mengapa kita tidak bisa menurunkan berat badan anda bukan karena kita tidak tahu caranya, tapi kita tidak melakukannya dengan konsisten. Program #Begin! Membantu, memaksa, membuat anda konsisten menjalankan apa yg anda mau.

Maka untuk menurunkan berat badan program yang bisa di buat adalah:

Step 1 commitment
Pilih satu hal yang akan anda jadikan sebagai commitment awal. 
Bisa dimulai dari pola gerak atau pola makan

Saran saya mulai dengan jalan pagi selama 20" setiap hari.

Jd kan ini komitmen anda selama 21 hari rutin tanpa berhenti.

Step 2: social support
Hubungi 2-3 teman atau sahabat anda untuk menjadi judge atau juri untuk anda. Utk memberikan support kepada anda setiap hari. 

Selesai melakukan kegiatan, kabari mereka. Ketika malas, minta mereka memberi kekuatan. 

Bersama mereka lakukan perjanjian konsekuensi
Week 1: bila gagal traktir KFC dan anda tdk makan, hanya melihat mereka
Week 2: traktir hanamasa, anda tdk makan
Week 3: traktir makan malam di pepenero, anda tdk makan

Prinsipnya makin minggu makin mahal. (Pilihan pada anda utk menentukan jenis konsekuensi)

Step 3 update at social media

Mulai hari pertama, update status anda dgn: 
#Begin! D1 20" walking done
#Begin! D2 segar sekalii hari ini jalan 20"
#Begin! D3 (.... Isi dgn kreatif....)

Selalu update, agar makin banyak orang tahu perubahan anda.

Setelah selesai 21 hari, lanjutkan terus kebiasaan tadi, dan mulai buat program baru dengan tantangan yang berbeda. 
Saya yakin anda akan mencapai tujuan anda melalui metode #Begin!, kapan mulainya yahhh? Mulai besok Sobat!